Sabtu, 10 November 2012

Cara mengatasi ancaman pada Web Browser


·         Selalu mengupdate web browser menggunakan patch terbaru
·         Mencegah virus
·         Menggunakan situs yang aman untuk transaksi finansial dan sensitif
·         Menggunakan secure proxy
·         Mengamankan lingkungan jaringan
·         Tidak menggunakan informasi pribadi
·         Hati-hati ketika merubah setting browser
·         Hati-hati ketika merubah konfigurasi browser
·         Jangan membuat konfigurasi yang mendukung scripts dan macros
·         Jangan langsung menjalankan program yang anda download dari internet
·         Browsing ke situs-situs yang aman
·         Mengurangi kemungkinan adanya malcode dan spyware
·         Konfigurasi home pae harus hati-hati
·         Lebih baik gunakan blank.
·         Jangan mempercayai setiap links (periksa dulu arah tujuan link itu)
·         Jangan selalu mengikuti link yang diberitahukan lewat e-mail
·         Jangan browsing dari sistem yang mengandung data sensitif
·         Lindungi informasi anda kalau bisa jangan gunakan informasi pribadi pada web
·         Gunakan stronger encryption
·         Pilih 128-bit encryption
·         Gunakan browser yang jarang digunakan
·         Serangan banyak dilakukan pada web browser yang populer
·         Minimalkan penggunaan plugins
·         Minimalkan penggunaan cookies
·         Perhatikan cara penanganan dan lokasi penyimpanan temporary files

Bentuk ancaman keamanan dari Web Browser


·         Hijacking
            Hijacking adalah suatu kegiatan yang berusaha untuk memasuki [menyusup] ke dalam sistem melalui sistem operasional lainnya yang dijalankan oleh seseorang [pelaku: Hacker]. Sistem ini dapat berupa server, jaringan/networking [LAN/WAN], situs web, software atau bahkan kombinasi dari beberapa sistem tersebut. Namun perbedaanya adalah Hijacker menggunakan bantuan software atau server robot untuk melakukan aksinya, tujuanya adalah sama dengan para cracker namun para hijacker melakukan lebih dari para cracker, selain mengambil data dan informasi pendukung lain, tidak jarang sistem yang dituju juga diambil alih, atau bahkan dirusak. Dan yang paling sering dilakukan dalam hijacking adalah Session Hijacking.
            Session Hijacking
            Hal yang paling sulit dilakukan seseorang untuk masuk ke dalam suatu sistem (attack) adalah menebak password. Terlebih lagi apabila password tersebut disimpan dengan menggunakan tingkat enkripsi yang tinggi, atau password yang hanya berlaku satu kali saja (one-time-password).
            Satu cara yang lebih mudah digunakan untuk masuk ke dalam sistem adalah dengan cara mengambil alih session yang ada setelah proses autentifikasi berjalan dengan normal. Dengan cara ini penyerang tidak perlu repot melakukan proses dekripsi password, atau menebak-nebak password terlebih dahulu. Proses ini dikenal dengan istilah session hijacking. Session hijacking adalah proses pengambil-alihan session yang sedang aktif dari suatu sistem. Keuntungan dari cara ini adalah Anda dapat mem-bypass proses autentikasi dan memperoleh hak akses secara langsung ke dalam sistem.
            Ada dua tipe dari session hijacking, yaitu serangan secara aktif dan serangan secara pasif. Pada serangan secara pasif, penyerang hanya menempatkan diri di tengah-tengah dari session antara computer korban dengan server, dan hanya mengamati setiap data yang ditransfer tanpa memutuskan session aslinya. Pada aktif session hijacking, penyerang mencari session yang sedang aktif, dan kemudian mengambil-alih session tersebut dengan memutuskan hubungan session aslinya.
Enam langkah yang terdapat pada session hijacking adalah:
·                      Mencari target
·                      Melakukan prediksi sequence number
·                      Mencari session yang sedang aktif
·                      Menebak sequence number
·                      Memutuskan session aslinya
·                      Mengambil-alih session
            Beberapa program atau software yang umumnya digunakan untuk melakukan session hijacking adalah Juggernaut,Hunt, TTY Watcher, dan IP Watcher. Untuk lebih jelasnya di bawah ini dibahas dua tool dari session hijacking yang sudah cukup populer dan banyak digunakan, yakni Juggernaut dan Hunt.
Juggernaut
            Software ini sebenarnya adalah software network sniffer yang juga dapat digunakan untuk melakukan TCP session hijacking. Juggernaut berjalan pada sistem operasi Linux dan dapat diatur untuk memantau semua network traffic. Di samping itu program ini pun dapat mengambil (capture) data yang kemungkinan berisi user name dan password dari user (pengguna) yang sedang melakukan proses login.
Hunt
            Software ini dapat digunakan untuk mendengarkan (listen), intersepsi (intercept), dan mengambil-alih (hijack) session yang sedang aktif pada sebuah network. Hunt dibuat dengan menggunakan konsep yang sama dengan Juggernaut dan memiliki beberapa fasilitas tambahan.

·         Replay
                        Replay Attack, bagian dari Man In the Middle Attack adalah serangan pada jaringan dimana penyerang "mendengar" percakapan antara pengirim (AP) dan penerima (Client) seperti mengambil sebuah informasi yang bersifat rahasia seperti otentikasi, lalu hacker menggunakan informasi tersebut untuk berpura-pura menjadi Client yang ter-otentikasi.
Contoh : Client mau konek ke AP, Client memberikan identitasnya berupa password login, Hacker "mengendus" password login, setelah si Client dis-konek dari AP, Hacker menggunakan identitas Client yang berpura-pura menjadi Client yang sah, dapat kita lihat seperti contoh di atas.

·         Penyebaran malcode (viruses, worms, dsb.)
                        Berikut nama-nama malware/malcode yang terbagi dalam beberapa golongan.antara lain:
1.      Virus
Tipe malware ini memiliki kemampuan mereproduksi diri sendiri yang terdiri dari kumpulan kode yang dapat memodifikasi target kode yang sedang berjalan.
2.      Worm
Sering disebut cacing, adalah sebuah program yang berdiri sendiri dan tidak membutuhkan sarang untuk penyebarannya, Worm hanya ngendon di memori dan mampu memodifikasi dirinya sendiri.

·         Menjalankan executables yang berbahaya pada host
·         Mengakses file pada host
Beberapa serangan memungkinkan browser mengirimkan file ke penyerang. File dapat mengandung informasi personal seperti data perbankan, passwords dsb.
·         Pencurian informasi pribadi

TAB BUSINESS PARTNER PADA COMPIERE








Pada tab Business partner ada beberapa field yang harus di isi , Search key di isi dengan kode unik agar tidak sama dengan record lain dan memudahkan untuk mencari record tersebut. Isi field Name dengan nama partner bisnis , pada kotak field name berwarna kuning karena harus di isi dan tidak boleh kosong. Lalu kita bisa isi field tersebut sesuai data yang di perlukan. Tab costumer, employee dll juga di isi sesuai data yang di perlukan. Jika akan menambahkan record baru kita bisa klik pada toolbar yang berada di atas yaitu icon New record pada toolbar. Apabila ingin menampilkan tabel semua record yang telah di buat kita bisa klik icon data grid pada toolbar. Dan jika ingin menampilkan record employee maka klik toolbar lookup record pilih column employee, lalu akan tampil tabel yang termasuk employee. Jika ingin menampilkan report klik icon report pada toolbar. 


SALES ORDER PADA COMPIERE


Menu
Sales Orders pada Compiere terdiri dari submenu Market Place, Sales Order, Quote Convert, Reprice Order/Invoice, Generate PO from Sales Order, Reopen Order, Open Orders, Order Transactions, Distribution List, Distribution Run, dan Subscription. Berikut ini adalah bagan dari Sales Orders pada Compiere.

Integrasi
Sales Orders terdiri dari modul-modul yang terintegrasi. Dari modul-modul tersebut dapat diambil atau digunakan yang diperlukan saja oleh perusahaan, sesuai jenis usaha ataupun keperluannya. Modul-modul tersebut yaitu :
1.            Market Place
Market place merupakan modul untuk membantu mengelola pangsa pasar, yang biasanya digunakan untuk perusahaan jika akan melelangkan produk-produknya. Modul ini terdiri dari Bid Topic, Auction Seller, dan Auction Buyer.
-                Bid Topic
Bid Topic merupakan modul untuk mengelola item untuk suatu pelelangan dan melihat penawaran-penawaran yang diajukan oleh klien dalam suatu pelelangan. Dalam modul ini tersedia informasi berapa dana yang disediakan oleh para pembeli untuk suatu pelelangan.
-                Auction Seller
Auction Seller merupakan modul untuk mengelola informasi mengenai para penjual. Penjual di sini yaitu para pemakai di sistem ini yang ikut berpartisipasi dalam pelelangan. Yang perlu diperhatikan adalah pemakai tidak selalu dari dalam perusahaan (Internal), akan tetapi dapat merupakan Business Partner dari suatu perusahaan yang mengadakan pelelangan.
-                Auction Buyer
Auction Buyer merupakan modul untuk mengelola informasi mengenai para pembeli yang ikut berpartisipasi dalam pelelangan.
2.            Sales Order
Sales Order merupakan modul untuk mengelola penjualan dari suatu pemesanan. Sales Order dikatakan memenuhi yaitu jika jumlah pesanan sama dengan jumlah yang dikirimkan dan juga jumlah faktur. Mengenai Sales Order ini akan dibahas lebih lanjut
3.            Distribution List
Modul ini untuk mengelola transaksi penjualan untuk suatu perusahaan dengan frekuensi transaksi yang besar dengan pelayanan yang cepat, efisien namun terkendali. Dalam modul ini ditetapkan besarnya kuantitas minimum dari produk yang akan dibeli suatu perusahaan serta total kuantitas dari barang yang akan dibeli suatu perusahaan tersebut. Dalam modul ini perusahaan-perusahaan ditempatkan dalam suatu distribusi, beberapa perusahaan dapat menempati daerah distribusi yang sama. Seperti contohnya perusahaan a, b, dan c menempati daerah Distribusi A, sedangkan perusahaan d, e, dan f menempati daerah Distribusi B. Modul ini hanya untuk menetapkan daerah-daerah distribusi saja, prosesnya dilakukan melalui modul Distribution Run.
4.            Distribution Run
Modul ini digunakan untuk membuat suatu pesanan untuk mendistribusikan produk kepada Business Partner yang terdaftar pada modul Distribution List. Laporannya dapat dijadikan satu untuk semua pengiriman kepada Business Partner yang berbeda ataupun dapat dibuat terpisah.
5.            Subscription
Modul ini digunakan untuk langganan dari Business Partner untuk suatu produk. Dalam modul ini tertera awal dan akhir tanggal berlaku, serta tanggal untuk memperbaharui sebagai langganan. Jika masa aktif sudah habis dan tidak diperbaharui maka pelayanan sebagai langganan tidak terdapat lagi, seperti misalnya pada pengiriman produk.
Di samping modul-modul tersebut di atas, pada Sales Orders terdapat menu Quote Convert, Reprice Order/Invoice, Generate PO from Sales Order, Reopen Order, Open Orders, Order Transactions seperti yang ada pada bagan Sales Orders.
1.            Quote Convert
Menu ini digunakan untuk men-convert suatu proposal menjadi suatu tipe dokumen lain. Proses ini dilakukan jika kita tidak ingin menghapus proposal tersebut. Akan tetapi jika ingin melakukan proses ini status dokumen yang akan diconvert harus dalam keadaan In Progress (sedang berjalan).
2.            Reprice Order/Invoice
Menu ini digunakan untuk menghitung ulang harga yang tertera pada suatu pesanan atau faktur disesuaikan dengan harga terakhir yang terdapat pada pesanan atau faktur lain dengan produk yang sama. Seperti contoh pada pesanan tanggal 20 Desember 2004 dibuat pesanan atau faktur untuk produk baju seharga $1800, setelah itu terdapat pesanan atau faktur untuk produk yang sama pada tanggal 22 Desember 2004 seharga $1900, maka jika kita menggunakan proses ini untuk menghitung ulang harga pesanan atau faktur tanggal 22 Desember 2004, harga yang tertera pada tanggal tersebut akan menjadi $1800.
3.            Generate PO from Sales Order
Setelah Sales Order (SO) selesai, kita dapat membuat Purchase Order (PO) untuk masing-masing Sales Order. Purchase Order selalu hanya merupakan satu dari Sales Order, dalam arti satu Sales Order untuk satu Purchase Order. Purchase Order digunakan untuk mengelola transaksi penjualan yang dilakukan. Purchase Order secara otomatis akan dibuat jika kita menggunakan menu ini. Jika kita ingin membuatnya sendiri dapat melalui menu Requisition-to-Invoice kemudian pilih Purchase Order.
4.            Reopen Order
Menu ini digunakan untuk membuka kembali dokumen yang telah ditutup. Jika kita mengakses ini, akan diperlihatkan dokumen-dokumen yang telah ditutup, dan kita tinggal memilih dokumen yang ingin dibuka kembali. Suatu dokumen yang telah ditutup tidak dapat diubah kembali, untuk mengubahnya kita perlu membuka kembali dokumen tersebut. Kita dapat melihat pada Sales Order jika suatu dokumen telah ditutup statusnya menjadi “Close”.
5.            Open Orders
Menu ini digunakan untuk membuat report (laporan) dari suatu pesanan dengan kuantitas yang dikirimkan dan difakturkan. Laporan ini dibuat berdasarkan nama Business Partner dan Product. Kita tinggal memilih Business Partner dan Product yang ingin dibuat laporannya.
6.            Order Transactions
Menu ini digunakan untuk membuat report (laporan) dari suatu transaksi pesanan. Laporan ini dibuat berdasarkan tanggal. Kita tinggal memilih batasan tanggal dari Sales Order yang ingin dibuat laporannya.

PERAN INTERNET DALAM SCM


·         Teknologi memungkinkan pembagian cepat dari data permintaan dan penawaran. Dengan membagi informasi di seluruh rantai suplai ke konsumen akhir, kita bisa membuat sebuah rantai permintaan, diarahkan pada penyediaan nilai konsumen yang lebih. Tujuannya ialah mengintegrasikan data permintaan dan suplai jadi gambaran yang akuarasinya sudah meningkat dapat diambil tentang sifat dari proses bisnis, pasar dan konsumen akhir. Integrasi ini sendiri memungkinkan peningkatan keunggulan kompetitif. Jadi dengan adanya integrasi ini dalam rantai suplai akan meningkatkan ketergantungan dan inventori minimum.
·         Internet memungkinkan kolaborasi, koordinasi, dan intergrasi dalam praktek di lapangan
·         Dengan adanya internet pihak-pihak pada supply chain bisa membagi informasi serta melakukan transaksi dengan lebih cepat, murah dan akurat
·         Informasi penjualan di supermarket atau ritel akan mudah bisa dibagi dengan pihak-pihak yang berada di sebelah hulu supply chain dengan menggunakan Internet.


            Aplikasi internet dalam konteks supply chain:

1.      Electronic procurement (E-procurement) ,
                ex: Salah satu model pengadaan yang mendukung hubungan jangka pendek adalah e-Auction yaitu suatu aplikasi untuk mendukung kegiatan lelang yang dilakukan secara elektronik. Pada model ini pembeli bisa mengundang beberapa calon supplier untuk menawarkan harga atas produk dengan spesifikasi dan jumlah tertentu dalam waktu yang telah ditentukan. Supplier dengan harga rendah yang akan dianggap menang. Proses lelang ini dilakukan dengan media Internet.
                Perusahaan otomotif seperti Volkswagen, General Motors, Daimer Chrysler, dll  menggunakan e-procurement secara ekstensif untuk Proses pengadaan bahan baku dan komponen, Item-item yang masuk dalam kelompok MRO (maintenance, repair, and operations) seperti suku cadang, peralatan tulis kantor, dan sebagainya. Dapat pula digunakan untuk mendukung hubungan jangka pendek: e-Auction dan hubungan jangka panjang (kemitraan).

2.      Electronic fulfillment (E-Fullfilment)  
                adalah pemenuhan pesanan pelanggan,ex: order dari pelanggan, bisa melalui email atau web based ordering, mengelola transaksi,dll.
                Lebih pada bagian hilir supply chain. Beberapa kegiatan yang termasuk dalam proses fulfilment adalah Menerima order dari pelanggan. Pelanggan bisa memesan produk melalui telepon, fax, e-mail, atau webbased ordering, Mengelola transaksi termasuk proses pembayaran. Manajemen gudang meliputi pengendalian persediaan produk dan kegiatan administrasi gudang secara umum, Manajemen transportasi Keputusan mode dan rute transportasi termasuk di dalamnya. Komunikasi dengan pelanggan untuk memberikan informasi status pesanan, dukungan teknis, dan sebagainya

TANTANGAN PENERAPAN SCM


Meskipun SCM memiliki banyak manfaat dalam menjalankan sistem produksi dan operasi di perusahaan, tetapi ada beberapa tantangan yang harus dihadapi dan disikapi oleh perusahaan apabila akan menerapkannya.Tantangan yang pertama berasal dari lingkungan makro dan juga lingkungan eksternal. Misalnya saja trend perekonomian global yang menunjukkan adanya kecenderungan inflasi, khususnya di Indonesia. Hal ini disebabkan karena persaingan di tingkat global memang sangat meningkat. Selain itu juga kecenderungan perilaku konsumen yang menunjukkan sikap terlalu rumit dan banyak menuntut. Faktor eksternal lain adalah perkembangan teknologi. Perkembangan teknologi yang terkait dengan teknologi informasisedapat mungkin diadaptasi oleh perusahaan-perusahaan yang menerapkan SCM sehingga dapat mengelola informasi yang bergerak sangat cepat untuk menanggapi perpindahan produk.


Selain tantangan-tantangan tersebut, tantangan yang juga sering dihadapi khususnya negara berkembang adalah masalah infrastruktur termasuk birokrasi yang rumit. Masalah ini akan memberikan dampak yang signifikan terhadap tantangan SCM yang lain, yaitu teknologi informasi.Di sisi lain, ada juga tantangan yang dapat digolongkan dalam lingkungan mikro atau di lingkungan perusahaan itu termasuk stakeholdernya. Mengingat sebuah rantai supply chain terdiri dari aktivitas-aktivitas yang dilakukan oleh beberapa perusahaan, maka pengelolaannya tidak mudah. Kompleksitas permasalahan meningkat dengan cepat begitu pertimbangan-pertimbangan aliran produk dan informasi dilihat dalamlingkungan keseluruhan supply chain dari ujung hulu ke ujung hilir. Karena kompleksnya permasalahan pengelolaan tersebut, banyak sekali tantangan yang bisa mengakibatkan kegagalan pengelolaan sebuah supply chain.

           
            Lee & Bilington (1992) mendeskripsikan 14 tantangan yang harus diperhatikan dalam SCM, yaitu:
1.  Pengukuran kinerja yang tidak terdefinisikan dengan baik, setiap chanel menentukan ukuran sendiri-sendiri, dan tidak ada perhatian untuk membuat joint matrics yang mengukur kinerja rantai secara keseluruhan.
2.   Customer service tidak didefinisikan dengan jelas, tidak ada pengukuran terhadap kelambatan respon dalam pelayanan, dan sebagainya.
3.      Status data pengiriman yang tidak akurat dan sering terlambat.
4.      Sistem informasi tidak efisien.
5.      Dampak ketidakpastian diabaikan.
6.   Kebijakan inventori terlalu sederhana, faktor-faktor ketidakpastian tidak diperhitungkan dalam pembuatan kebijakan-kebijakan tersebut,kadang-kadang terlalu statis dan generik.
7.    Diskriminasi terhadap internal customer. Prioritasnya rendah,service levelnya tidak terukur, sistem insentifnya tidak tepat.
8.      Koordinasi antar aktivitas suplai, produksi, dan pengiriman tidak  bagus.
9.      Analisis metode-metode pengiriman tidak lengkap, tidak ada pertimbangan efek persediaan dan waktu respon.
10.  Definisi ongkos-ongkos persediaan tidak tepat.
11.  Ada kendala komunikasi antar organisasi.
12.  Perancangan produk maupun proses tidak memperhitungkan konsep supply chain.
13.  Perancangan dan operasional supply chain dibuat secara terpisah.
14. Supply chain tidak lengkap, fokusnya sering hanya pada operasi internal saja, tidak bisa membedakan antara immediate customer dengan end customers
’.          

Untuk mengatasi tantangan tersebut, terlebih dahulu perusahaan harus melakukan perbaikan dan membangun komitmen di lingkungan internal perusahaan tersebut, baru kemudian membangun kemitraan dan komitmen dengan mata rantai lain di lingkungan eksternal. Satu hal yang juga penting dalam mengatasi tantangan untuk penerapan SCM adalah mengelola informasi dalam sebuah sistem yang harus mendukung proses pengambilan keputusan di wilayah penerapan SCM

Tantangan lain dalam penerapan SCM
u Tantangan 1 : Kompleksitas struktur Supply Chain
            Adanya kompleksitas yang melibatkan internal perusahaan maupun eksternal perusahaan.
            Internal perusahaan contoh : antara bagian marketing dengan produksi, marketing seringkali membuat kesepakatan dengan pelanggan tanpa mengecek secara baik kemampuan produksi, perubahan jadual produksi secara tiba-tiba karena marketing menyepakati perubahan order dengan pelanggan. Disisi lain bagian produksi sering resistant dengan perubahan mendadak.
            Dengan eksternal misalnya antara supplier yang menginginkan pemesanan produknya jauh-jauh hari sebelum waktu pengiriman dan sedapat mungkin pesanan tidak berubah. Supplier juga menginginkan pengiriman segera setelah produksinya selesai.
u Tantangan 2 : Ketidakpastian
            ketidakpastian menimbulkan ketidakpercayaan diri terhadap rencana yang dibuat. Sebagai akibatnya, perusahaan sering menciptakan pengaman di sepanjang supply chain. Pengaman ini bisa berupa safety stock, safety time, atau kapasitas produksi maupun transportasi.
           

            Sumber ketidakpastian yaitu :
      1.   ketidakpastian pembeli,
      2.   ketidakpastian dari supplier yaitu terkait dengan pengiriman, harga, kualitas maupun kuantitas,            
      3. ketidakpastian internal yang bisa disebabkan kerusakan mesin, kinerja mesin yang tidak sempurna, tenaga kerja serta waktu maupun kualitas produksi

CONTOH INVITATION LETTER


Contoh Surat Undangan tentang Pertunangan

January 01, 2010

Dear Family and Friends,
We would like to share with you the engagement of our son, Paulo John, to his long-time girlfriend, Pamela Grace Sy. After sharing love-filled dates and meetings within the past few years, Paulo already asked Mela’s hand for marriage. Our son finally wanted to settle down into a family life, and he would like to share that life with Mela. As it turns out, Mela is thinking of the same thing.

They were engaged last November 30, 2009 and they would want to announce it publicly to everyone. In that note, we would love to see you in their engagement party.
 
February 14, 2010 at 4:00 o’clock PM at our home, 823 Youngstown Court, Hemet, CA 92222.

Sincerely yours,

Mr. and Mrs. Robert E. Li
 


Surat Undangan tentang Tamu Pembicara

September 20, 2005

Dear Prof. Lissette Rubiano,

The role of your Department in increasing membership is really to be appreciated.  This was shown at the last professional meeting of the Teachers Club of the Pilar Elementary School, a neighboring school.  After the enlightening talk of one of your representatives, several teachers there applied for optional insurance.

Our teacher’s club would like to listen to a similar talk since some of our members have some questions about their own insurance policy.  Specifically, we want to know what benefits are available to government employee members in terms of financing for investment.  We also want more enlightment about optional insurance.

Will you please be our guest speaker at our next professional meeting on October 15, 2005 at the school auditorium?  By accepting this invitation, you will acquaint our teachers with the various opportunities for improving their lot through insurance, and this will encourage the new teachers to become members, too.

We will look forward to your being with us at 9:00 a.m. on said date.

Cecille Morgan
President, Faculty Club



Surat Undangan Bahasa Inggris tentang Reuni

December 1, 2008

Dear Alumni,

Western University College (WUC) will be having a Grand Alumni Homecoming on December 7, 2008 at 2:00 pm at Joyous Resort and Restaurant as the celebration of 30th Foundation Anniversary of WUC.

On this regard, we are cordially inviting you to attend the said affair to meet your old friends, classmates, acquaintances and teachers, reminiscing memorable experiences and sharing stories of success and most specially to renew our commitment to the noble ideals of our beloved Alma Mater.

The registration charges are Php 500.00 per person payable at the venue. These charges include Alumni T-shirt, Alumni ID, Alumni souvenir, dinner, live band and raffle draws.

For further inquiries, please contact our Alumni Secretariat at (047) 237-2383 or text us at 09173445631.

We look forward to your presence in this once a year celebration.

Thanks you very much.

Truly yours,

Michael Reyes
School Director



Surat Undangan tentang Ulang Tahun Organisasi

November 29, 2008


Mr. & Mrs. Resty Navarro
Gabon, Abucay, Bataan


Dear Mr & Mrs. Navarro:

Greetings of Peace and Good Will.

We are pleased to inform you that BATAAN HEROES MEMORIAL COLLEGE is celebrating her 30th (Pearl) Foundation Anniversary on December 7-11, 2008.

For the steadfast confidence and unwavering loyalty you and your family have reposed to BATAAN HEROES MEMORIAL COLLEGE by entrusting to her the education of at least three (3) of your children and who are now successful practitioners in their respective fields, the college administration deems it proper and fitting to award you with a Plaque of Recognition.

In this regard, may we cordially invite you together with your professional alumni children to receive your award in a program for the alumni and parents on December 7, 2008 at 3:00 pm at Joyous Resort and Restaurant? (Please present this letter to the Registration Officials when you come to Joyous Resort and Restaurant on December 7, 2008 at 3:00 pm).


We hope to deserve your attendance.  BHMC shall be deeply honored with your presence in this once-in-a-lifetime affair.


CONGRATULATIONS ! WELCOME HOME TO BHMC!


Very truly yours,


WILFREDO C. AGUILA
College Administrator