Minggu, 17 Maret 2013

Cara mendapatkan informasi lokasi geografis (lintang dan bujur) pada Google Earth


Saat ini teknologi merupakan kebutuhan sehari-hari, seperti GPS yang dapat memudahkan kita dalam mendapatkan informasi lokasi suatu tempat. Ada banyak cara atau aplikasi yang di pakai untuk membantu kita mendapatkan informasi tersebut.

Ada beberapa tahap/cara mendapatkan informasi  suatu lokasi antara lain:
1.        Download aplikasi google earth
2.       Pada kotak “search” di pojok kiri atas ketiklah lokasi yang di inginkan. Contohnya saya memasukkan lokasi “SMA Negeri 2 Depok” pada kotak search. Lalu aplikasi mulai mencari beberapa titik berdasarkan keyword yang di ketik pada kotak search.
3.       Munculah beberapa  titik yang terdekat dengan lokasi yang anda masukkan dan ada keterangan alamat beberapa titik lokasi pada kotak keterangan dibawah kotak search. Pada titik tersebut terdapat label nama lokasi.
4.       Pada kotak keterangan carilah alamat yang sesuai lalu klik lokasi tersebut. Maka aplikasi ini akan zoom lokasi lebih dekat dan terlihat jelas lokasi tersebut dari atas.
5.       Untuk mengetahui informasi lintang dan bujur SMA 2 Depok ,klik toolbar new place mark . lalu tempatkan pada titik SMA 2 Depok. Maka diketahuilah Latitude 6o26’26’.24”S dan Longitude 106o54’57.00”E. Masih banyak informasi lain yang di sediakan oleh google earth .


Kamis, 07 Maret 2013

BAHASA PEMROGRAMAN MENARIK DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS


  • Banyak bahasa pemrograman yang telah saya pelajari , apalagi karena kewajiban saya sebagai mahasiswi system informasi yang mengharuskan mempelajari bermacam-macam bahasa pemrograman diantaranya VB, PASCAL, COBOL, JAVA, C++, BASIC, SQL, ORACLE, Compiere dll.
Saya tertarik pada bahasa pemrograman java versi eclipse untuk smartphone android , karena lebih mudah untuk di kuasai dan di pelajari. Selain java Oracle dan SQL cukup menarik perhatian saya karena dapat mengolah database dengan mudah dan banyak di pakai oleh perusahaan-perusahaan besar.



  • Sistem Informasi yang pernah saya buat adalah Sistem Informasi penjualan tiket konser pada web dan Sistem informasi tata nama ilmiah tumbuhan berbasis android  
 
 
 
  • Dengan mempelajari GIS saya berharap dapat menambah  pengetahuan  untuk membantu pembuatan perencanaan wilayah sehingga lebih efektif dan efisien. Misalnya penataan ruang perkotaan, pedesaan, permukiman,kawasan  industri, dan lainnya. Untuk mengetahui persebaran berbagai sumber daya alam, misalnya minyak bumi, batubara, emas, besi dan barang tambang lainnya. 


SISTEM INFORMASI DAN CAKUPANNYA


Sistem informasi merupakan sekumpulan komponen yang saling berhubungan, mengumpulkan , memproses, menyimpan, dan mendistribusikan informasi untuk menunjang pengambilan keputusan dan pengawasan dalam suatu organisasi. (Kenneth C. Laudon Dan Jane P. Laudon, 2007).

Selain menunjang proses pengambilan keputusan, kordinasi, dan pengawasan sistem informasi juga dapat membantu manusia dalam menganalisis permasalahan, menggambarkan hal-hal yang rumit dan menciptakan produk baru. 

Perkembangan dunia sistem informasi pada saat ini sudah sedemikian pesat dan merambah ke berbagai sisi kehidupan manusia. Perkembangan yang demikian tersebut di dukung oleh tersedianya perangkat keras maupun perangkat lunak yang semakin hari semakin hebat kemampuannya. 

Dapat dikatakan bahwa sistem informasi tidak dapat dipisahkan dengan perkembangan dunia informasi internet pada saat ini. Informasi yang disajikan dalam dunia internet sudah sangat global dan selalu bersifat on time sehingga waktu update suatu informasi sangatlah cepat.

A.  KOMPONEN SISTEM INFORMASI
Sistem  informasi  terdiri  dari  komponen­komponen  yang  disebut  blok  bangunan  (building  blok).

1.  Komponen input
Input  mewakili  data  yang  masuk  kedalam  sistem  informasi.  Input  disini  termasuk  metode dan  media  untuk  menangkap  data  yang  akan  dimasukkan,  yang  dapat  berupa  dokumen­ dokumen dasar.

2.  Komponen model
Komponen  ini  terdiri  dari  kombinasi  prosedur,  logika,  dan  model  matematik  yang  akan memanipulasi  data  input  dan  data  yang  tersimpan  di  basis  data  dengan  cara  yang  sudah ditentukan untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan.

3.  Komponen output  
 Hasil dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua pemakai sistem.

4.  Komponen teknologi
Teknologi  merupakan  “tool  box”  dalam  sistem  informasi,  Teknologi  digunakan  untuk menerima  input,  menjalankan  model,  menyimpan  dan  mengakses  data,  neghasilkan  dan mengirimkan keluaran, dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan.

5.  Komponen hardware
Hardware  berperan  penting  sebagai  suatu  media  penyimpanan  vital  bagi  sistem  informasi. Yang  berfungsi  sebagai  tempat  untuk  menampung  database  atau  lebih  mudah  dikatakan sebagai  sumber  data  dan  informasi  untuk  memperlancar  dan  mempermudah  kerja  dari sistem informasi.

6.  Komponen software
Software  berfungsi  sebagai  tempat  untuk  mengolah,menghitung  dan  memanipulasi  data yang diambil dari hardware untuk menciptakan suatu informasi.

7.  Komponen basis data
Basis  data  (database)  merupakan  kumpulan  data  yang  saling  berkaitan  dan  berhubungan satu dengan yang lain, tersimpan di pernagkat keras komputer dan menggunakan perangkat lunak  untuk  memanipulasinya. 

8.  Komponen kontrol
Banyak hal yang dapat merusak sistem informasi, seperti bencana alam, api, temperatur, air, debu,  kecurangan­kecurangan,  kegagalan­kegagalan  sistem  itu  sendiri,  ketidak  efisienan, sabotase dan lain sebagainya. Beberapa pengendalian perlu dirancang dan diterapkan untuk meyakinkan bahwa hal­hal yang dapat merusak sistem dapat dicegah ataupun bila terlanjur terjadi